ARTI MEMBELI DUNIA DENGAN AKHIRAT?
Oleh: Dr. Ra'fat al-Misri
Penerjemah: Aunur Rafiq Saleh, Lc.
Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan firman Allah:
اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ اشْتَرَوُا الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا بِا لْاٰ خِرَةِ
"Mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat." (QS. Al-Baqarah: 86)
Artinya: Mereka lebih mengutamakan kepentingan duniawi atas janji Allah di akhirat, dan mengutamakan ridha manusia atas ridha Allah.
Bagaimana hal itu terjadi?
Hal itu terjadi dalam berbagai bentuk. Mungkin terjadi pada diri kita setiap hari!
Misalnya: Kamu berbicara dengan pembicaraan yang kamu tahu tidak benar, tapi kamu ingin dengan itu mendapatkan ridha manusia, dan kamu menjilat manusia atau memanipulasi data dan fakta untuk mendapatkan jabatan resmi, atau pandangan yang menyenangkan, atau penghargaan tertentu!
Atau mengambil sikap yang menyenangkan para pemimpin, dan tidak menginginkan kemaslahatan jamaah, negara atau kebaikan bangsa!
Atau kamu menyerang orang-orang beriman, baik laki-laki maupun perempuan, dengan tuduhan-tuduhan yang tidak benar, dan kamu tahu mereka tidak bersalah, hanya karena ingin melampiaskan dendam dan kebusukan hati, atau karena kamu menganggap mereka saingan kuat, lalu kamu ingin menyingkirkan mereka dari jalanmu untuk mencapai ambisimu yang rendah!
Atau kamu tahu bahwa kemaslahatan jamaah ada dalam suatu pendapat dan arah, tapi kamu menyarankan kepada para pengambil keputusan dengan pendapat lain, hanya karena kamu ingin menyenangkan orang lain, atau ingin mewujudkan ambisi pribadi, bukan karena ingin berkhidmat kepada jamaah, negara dan bangsa!
Mereka dan orang-orang seperti mereka termasuk orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan akhirat. Mereka akan dihisab Allah dengan hisab yang sangat berat, dan bisa jadi dihukum Allah di dunia, dengan memberikan mereka kebalikan dari apa yang mereka inginkan, dan membuat mereka mendapatkan kebalikan dari apa yang mereka harapkan.
Mereka mengorbankan agama dan kehormatan mereka untuk mendapatkan dunia dan ridha manusia. Mereka akan dikejutkan dengan kemarahan dan kebencian manusia, bahkan diusir oleh mereka!
Dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang mencari ridha Allah dengan kemarahan manusia, maka Allah ridha kepadanya dan membuat manusia ridha kepadanya. Siapa yang mencari ridha manusia dengan kemarahan Allah, maka Allah marah kepadanya dan membuat manusia marah kepadanya." (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya).
Sesungguhnya setiap hari ada ujian, dan pada setiap sikap ada cobaan, maka lihatlah apa yang kamu tempuh; apakah kamu membeli janji Allah, meskipun mengorbankan duniamu, atau kamu membeli dunia dan menjual janji Allah?
***