Pacar Menolak Tanggung Jawab, Siswi SMA Cantik Di Luwu Nekat Gantung Diri.
LUWU - Seorang gadis remaja bernama Audia (18), siswi kelas XI di SMAN 4 Luwu Utara ditemukan tewas setelah melakukan bunuh diri dengan cara menggantung diri di kamar rumah milik korban. Kejadian tersebut berlangsung pada hari Jumat, 3 April 2026, sekitar pukul 20.15 WITA, bertempat di Dusun Rantepolio, Desa Bungadidi, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologis kejadian bermula sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu, korban terlihat pulang ke rumah dalam kondisi emosi atau marah-marah. Korban sempat menelpon pacarnya dan sibuk melakukan kegiatan dengan handphone miliknya, setelah itu Audia masuk dan mengunci kamarnya. Dari HP nya ditemukan pesan WhatsApp yang berisi meminta pertanggungjawaban ke pacarnya, serta ada pesan tentang keinginan bunuh diri ke temannya.
Sekitar pukul 20.00 WITA, sang nenek bernama Rabi (70) merasa curiga dan berniat mengecek kondisi korban di dalam kamar menggunakan kunci ganda. Betapa terkejutnya Rabi saat mendapati cucunya sudah tergantung pada ventilasi jendela kamar dengan leher terlilit kerudung satin miliknya. Saksi langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Mendengar teriakan minta tolong, dua saksi lainnya yakni Liana (46) dan Iwan (19) segera datang ke lokasi dan membantu menurunkan tubuh korban. Namun sayang, saat diturunkan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dengan lidah menjulur dan mata melotot. Kemudian, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Tanalili untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, dipastikan korban sudah meninggal dunia. Hanya ditemukan bekas jeratan kain di leher, mata terbuka, celana basah karena air kencing, dan anus mengeluarkan tinja. Dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Sekitar pukul 22.00 WITA, jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka.
Mendapatkan laporan tersebut, personil Polsek Bone-Bone yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim, Ipda Sudarman, bersama lima anggotanya segera mendatangi lokasi kejadian (TKP) sekitar pukul 22.15 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dalam kesempatannya, Ipda Sudarman menyarankan kepada pihak keluarga agar jenazah dilakukan autopsi guna kepastian Penyebab kematiannya, Namun usulan tersebut ditolak oleh keluarga. Keluarga meyakini bahwa kejadian tersebut murni merupakan aksi bunuh diri dan telah mengikhlaskan kepergian korban, sehingga tidak ada keberatan atas kejadian yang menimpa.
Kini jenazah korban disemayamkan di rumah duka dan telah akan dimakamkan pada Sabtu, 4 April 2026 kemarin. Pemakamannya juga dihadiri oleh ratusan siswa-siswi dari sekolahnya. Audia dikenal sebagai siswi cantik dan periang yang aktif dalam berbagai ekstrakurikuler dari paskibra hingga sepak bola. Mereka juga tidak menyangka Audia yang dulu merupakan santriwati di Nurul Huda bisa nekat dan memilih jalan gantung diri. Mereka juga mendoakan agar arwah Audia husnul khotimah dan tenang di Surga.
Sumber: Info Luwu, Metro Pendidikan, Bedah Nusantara