PUNCAK
Siapa yang tak ingin berada di puncak?!
Puncak kejayaan.
Puncak kekayaan.
Puncak karier.
Puncak prestasi.
Puncak popularitas.
Puncak kepuasan.
Puncak keilmuan.
Dan lain-lain.
Banyak atau malah semua orang ingin. Tapi ga semua sadar untuk sampai di sana harus melewati pendakian.
Tanyakan pada orang yang pernah atau sedang berada di puncak, apa yang mereka lakukan hingga pernah atau sedang berada di titik itu.
Jawabannya tentu sama:
Mendaki. Atau kata apapun yang senada dengan itu.
Dan yang identik dengan jalur menanjak atau mendaki adalah: Maju.
Pilihannya hanya 1 : maju.
Ya. Kita harus terus maju.
Harus terus ada kemajuan.
Maju walau tak laju.
Maju itu keharusan.
Tapi laju itu pilihan.
Kalau stop akibatnya ada 2 : tertinggal atau terperosok.
Banyak hal, yang apabila ada yang ingin berada di puncak, maka ada orang lain yang tersingkir.
Tapi, untuk masuk surga, kita tak perlu singkirkan siapa-siapa.
Karena luasnya seluas langit dan bumi.
Jika semua manusia masuk pun, akan mencukupi.
Tapi ada saja orang yang kata Nabi enggan masuk surga.
كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى»، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَنْ يَأْبَى؟ قَالَ: «مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى». (رواه البخاري)
"Semua umatku akan masuk surga kecuali yang enggan". Siapa gerangan yang enggan? "Siapa yang taati aku masuk surga, siapa yang maksiat, maka ia enggan".
Bahasa Arab juga begitu.
Tidak ada kelas yang kepenuhan kalau semua orang mau belajar.
Tak ada tiket training yang habis kalau semua mau beli.
Tak ada guru yang full schedule-nya kalau semua orang berguru.
Lalu kenapa banyak yang tidak mau?
Jawabannya adalah cinta.
Ada hadits Nabi ﷺ:
أَحِبُّوا الْعَرَبَ لِثَلَاثٍ: لِأَنِّي عَرَبِيٌّ، وَالْقُرْآنَ عَرَبِيٌّ، وَكَلَامَ أَهْلِ الْجَنَّةِ عَرَبِيٌّ
(رواه العقيلي والطبراني والحاكم والبيهقي عن ابن عباس)
"Cintailah orang Arab karena tiga hal: karena aku orang Arab, Al-Qur'an berbahasa Arab, dan bahasa penduduk surga adalah bahasa Arab." (HR. Uqaili, Tabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi dari Ibnu Abbas r.a)
Hadits ini hasan li ghoirih.
Bukan cinta orang Arab dari segi fisiknya.
Tapi dari segi keisimewaan bahasa mereka. Yang itu menjadi bahasa Al-Quran, bahasa Hadits dan tentu bahasa penduduk surga.
Channel ini dibuat September 2017.
Lebih kurang sudah 8,5 tahun.
Apa kabar semua teman-teman?
Bagaimanakah bahasa Arab Antum?
Mungkin ada yang baru gabung di sini satu bulan, atau satu tahun. Atau beberapa tahun.
Tapi pasti ada yang sudah gabung sejak 8,5 tahun lalu kan.
Hari ini bahasa Arab Antum sudah di level seperti apa?
Sudah bisa baca kitab? Sudah bisa percakapan? Sudah menikmati makna-makna Al-Quran? Atau malah sudah ada yang jadi penerjemah, guru bahasa Arab, sarjana bahasa Arab? Masyaallah.
Bagaimana yang belum?
Ayo, Ramadhan ini tekadkan "Saya akan tuntaskan!!!" ✊
Ana doakan semua subscriber channel itu tuntas bahasa Arab.
Makin berkembang pemahamannya.
Tahun 2026 adalah tahun terakhir ngga bisa bahasa Arab.
Jangan tunda lagi, Ramadhan 1447 ini aja, sekarang, langsung bikin jadwal belajar rutin, tetap, kontinyu. Jangan diganggu lagi jadwal itu.
Apa yang bisa ana bantu? Sampaikan aja.
Yang sudah bisa bahasa Arab, jangan stagnan. Khawatir tumpul.
Ayo kolaborasi buat sesuatu yang produktif. Menghasilkan pahala, mengundang rezeki.
Setelah ini, ana akan share 3 link WhatsApp. 3 grup berbeda.
Masuk ya. Salah satu saja.
Sesuai dengan level yang Antum rasa.
✍ 1. Level ASAS : yang bahasa Arabnya belum tuntas. Merasa belum bisa
👌 2. Level ATAS : yang merasa sudah bisa bahasa Arab, mengerti teori, tapi masih suka menemukan kesulitan
🤝 3. Level Pengembangan Bahasa Arab (PBA) : semua teori sudah paham. Sudah biasa baca kitab. Sudah bisa percakapan. Tinggal lakukan akselerasi. Dan bisa kerjasama untuk menyebarkan program bahasa Arab.
Silakan pilih mau masuk grup yang mana.
Sebelum ana share linknya, tentukan dulu Antum ada di level mana. Ok.
Sekarang, coba pilih reaction yang relevan
✍ Level ASAS
👌Level ATAS
🤝 PBA
Nanti grup WA Rijal dan Nisa dipisah ya. Jadi jangan salah masuk