Teman-teman, gua notice bahwa banyak di antara kita yang sudah lelah dan jenuh dengan pola yang berulang-ulang: pemerintah mengeluarkan kebijakan nyeleneh, diikuti dengan demonstrasi yang berkepanjangan, rakyat menjadi korban, mediasi dilakukan, lalu pemerintah merilis klarifikasi yang semakin gak masuk akal.
Capek, memang. Namun, inilah tujuan pemerintah yang sebenarnya, mematikan semangat perjuangan dan memupuskan harapan akan perubahan. Mereka seneng, lho, liat kita loyo kayak gini. :)
Gua baru aja nonton wawancara Tom Lembong dengan Najwa Shihab. Pak Tom mengatakan, "Kebenaran akan menemukan jalannya sendiri. Kebohongan hanya akan memuaskan hasrat jangka pendek, sementara itu, kebenaran akan tumbuh dan bergerak menuju jalannya." Sangat menggugah, 'kan? Padahal sebelumnya, di awal video, Pak Tom menyatakan bahwa ia sempat pesimis mengenai kemenangan kebenaran, tetapi nyatanya sekarang keadaan telah berubah.
Kalian mungkin berpikir, "Ah, cuma ngawal demonstrasi secara daring saja, pentingnya apa sih?" Sungguh penting, teman-teman. Pergerakan informasi di media sosial sangat cepat (thanks to 4G/5G). Hal ini terbukti dari banyaknya orang yang mampir ke bot kami which dalam satu menit, lebih dari lima orang dapat menginformasikan berita yang berbeda.
Dan di sinilah kalian membantu kebenaran menemukan jalannya, karena informasi itu gak akan berhenti di kalian, toh. Di share ke teman-teman, lalu teman kalian akan membagikannya lagi kepada teman-temannya, dan seterusnya. Begitulah cara perputaran informasi bekerja. Oleh karena itu, kita tetap harus teliti dan kritis dalam memilah informasi yang bersifat faktual. Jangan malas BACA, nanti jadi ACAB. ❤️
Yang perlu kita fokuskan, kita lakukan sekarang adalah membuka jalan bagi kebenaran untuk menemukan arah tujunya. Istirahat sebentar gak apa-apa, tapi jangan sampai lupa mengawal hak-hak yang sepatutnya kita miliki. Juga, seperti poster di Instagram kemarin, "Jangan lupa hidup." Ya! Jangan lupa tetap hidup di negara yang tidak mampu menghidupi rakyatnya ini.
Sehat-sehat terus, ya, teman-teman. Kami masih butuh kalian, kita selalu butuh satu sama lain. Semoga kebenaran tidak ragu untuk menang di negara ini. Teruslah berisik.